“Lebih Dari” dari Alkateri, Ketika Perasaan Besar Harus Berhenti di Tengah Jalan
“Lebih
Dari” dari Alkateri, Ketika Perasaan Besar Harus Berhenti di Tengah Jalan
Muhammad Aqil Alluthfi
24043010291
Surabaya, Di
tengah banyaknya lagu cinta yang terdengar serupa, Alkateri lewat “Lebih Dari”
justru menawarkan sesuatu yang lebih sunyi, tapi terasa dekat. Lagu ini tidak
bercerita tentang cinta yang utuh, melainkan tentang kemungkinan yang tidak
sempat terjadi.
Salah satu bagian yang
paling mencuri perhatian ada pada lirik, “Andai ia mampu menahan angannya
melangkah Akan kupastikan lebih dari indah.” Dua baris ini seperti
merangkum keseluruhan emosi lagu tentang seseorang yang datang dengan perasaan
besar, tapi harus menerima kenyataan bahwa semuanya berhenti di tengah jalan.
Lirik tersebut
menggambarkan situasi yang tidak asing bagi banyak orang. Ada hubungan yang
sudah terasa lebih dari sekadar teman, bahkan hampir menjadi sesuatu yang
pasti. Namun di satu titik, salah satu memilih pergi entah karena ragu, waktu
yang tidak tepat, atau alasan yang tidak pernah benar-benar dijelaskan.
Alih-alih dramatis,
Alkateri memilih pendekatan yang sederhana. Aransemen yang tenang dan vokal
yang tidak berlebihan justru membuat pesan lagu terasa lebih jujur. Pendengar
tidak dipaksa untuk merasa sedih, tapi diberi ruang untuk mengingat pengalaman
mereka sendiri.
Sejak dirilis, “Lebih
Dari” pelan-pelan menemukan tempatnya di kalangan pendengar muda. Banyak yang
menggunakan potongan lagunya sebagai latar cerita personal di media sosial
mulai dari hubungan tanpa status hingga kisah yang berakhir tanpa kejelasan. Lagu
ini seperti menjadi suara bagi hal-hal yang sering dipendam.
“Lebih Dari” juga menjadi
bagian dari album Kontemplasi, yang secara keseluruhan mengangkat tema
refleksi dan proses memahami diri. Lewat karya ini, Alkateri tidak mencoba
tampil mencolok, tapi cukup konsisten menghadirkan musik yang terasa dekat
dengan realitas.
Pada akhirnya, “Lebih
Dari” bukan sekadar lagu tentang cinta, tapi tentang kesempatan yang tidak
sempat diperjuangkan. Tentang bagaimana sesuatu yang berpotensi indah bisa
berubah menjadi kenangan, hanya karena satu langkah yang tidak pernah ditahan.
Comments
Post a Comment